Kamis, 15 Desember 2011

Bayi Tabung

BAYI TABUNG
A. Pengertian
Implantasi dan pertumbuhan hasil konsepsi di luar endometrium cavum uteri.
B. Etiologi
1. Faktor tuba
Salpingitis, perlekatan tuba, kelainan kongenital tuba, pembedahan sebelumnya, endometriosis, tumor yang mengubah bentuk tuba dan kelainan ektopik sebelumnya.
2. Kelainan zigot
Kelainan kromosom dan malformasi
3. Faktor ovarium
Migrasi luar ovum (perjalanan ovum dari ovarium kanan ke tuaba kiri atau sebaliknya), pembesaran ovarium dan unextruded ovum
4. Penggunaan hormon estrogen seperti pada kontrasepsi oral
5. Faktor lain
Aborsi tuba dan pemakaian IUD
C. Manifestasi Klinis
1. Amenore
2. Gejala hamil muda
3. Nyeri perut bagian bawah. Nyeri goyang (Bila serviks digerakkan akan menimbuilkan rasa nyeri). Pada rubtur tuba dapat berubah menjadi desidua karena pengaruh pingsan sampai syok. Pada abortus tuba nyeri mula-mula pada satu sisi, menjalar ke tempat lain. Bila darah sampai ke diafragma bisa menyebabkan nyeri bahu dan bila terjadi hemotokel retrouterina terdapat nyeri defekasi.
4. Perdarahan pervaginam berwarna coklat tua
D. Lokasi
1. Tuba fallopi
a. Pars interstitisialis
b. Insthmus
c. Ampula
d. Infundibulum
e. Fibria
2. Uterus
a. Kanalis servikalis
b. Devertikulum
c. Kornua
d. Tanduk rudimenter
3. Ovarium
4. Intraligamenter
5. Abdominal
a. Primer
b. Sekunder
6. Kombinasi kehamilan dalam dan luar uterus
E. Patofisiologi
Kehamilan ektopik berupa kehamilan tuba, kehamilan ovarial, kehamilan intraligamenter, kehamilan servikal dan kehamilan intraabdominal. Yang paling sering terjadi adalah kehamilan tuba. Kehamilan tuba dapat terjadi pada pars interstisialis, pars ismika, pars ampularis dan infundibulum tuba.
Kehamilan intrauterina dapat terjadi bersamaan dengan kehamilan ektopik. Disebut combined ectopic pregnancy bila terjadi bersamaan dan compound ectopic pregnancy bila kehamilan ektopik terjadi lebih dahulu dengan janin sudah mati dan menjadi litopedion.
Hasil konsepsi bernidasi kolumnar atau interkolumnar dan biasanya akan terganggu pada kehmilan 6-10 minggu, berupa
1. Hasil konsepsi mati dan diresopsi
2. Abortus ke dalam lumen tuba
3. Rupture dinding tuba
Uterus menjadi besar dan lembek, endometrium dapat berubah menjadi desidua karena pengaruh estrogen dan progesteron dari korpus graviditas dan trofoblas. Pada endometrium juga ditemukan fenomena arias-stella.
F. Pemeriksan penunjang
1. Pemeriksaan laboratorium
Kadar hemoglobin
Leukosit
Tes kehamilan bila baru terganggu
2. dilatasi Kuretase
3. Kuldosentesis
Suatu cara pemeriksaaan untuk mengetahui apakah di dalam kavum dauglas terdapat darah.
4. USG
5. Laparoskopi atau laparotomi
G. Diagnosis
Photobucket